Spandek adalah bahan atap bangunan yang terbuat dari bahan dasar seng dan alumunium berupa lembaran tipis yang berbentuk gelombang.

Umumnya bahan dasar pembuatan atap spandek terdiri dari campuran 43 % seng, 55% alumunium dan 1,5% silicon, sehingga atap ini dapat mudah dibentuk, menghasilkan atap yang kokoh, kuat dan mudah di cat.

Penggunaan Atap Spandek saat ini banyak sekali diaplikasikan untuk atap bangunan seperti mall, ruko, pabrik, gudang, kanopi, teras, gedung lapangan olahraga, pos keamanan, rumah sakit, perkantoran dan lain sebagainya.

Ada juga yang menggunakan atap spandek ini sebagai pagar proyek dan dinding bangunan.

Macam – Macam Jenis dan Merk Atap Spandek

Saat ini terdapat macam -macam jenis atap spandek yang memiliki karakteristik berbeda. Masing-masing juga memiliki kelebihan dan keunggulannya.

Harga atap spandek dari beberapa jenis atap dibawah ini tidaklah sama berikut ini beberapa jenis atap spandek diantaranya:

Atap Spandek Zincalume, Atap spandek warna, Atap spandek pasir, Atap spandek lengkung, Atap spandek kliplok, Atap spandek fiber bening transparan dan Atap spandek lapis peredam laminasi lapis foil.

Di Indonesia, terdapat beberapa pabrik yang menyediakan produk atap spandek dengan harga atap spandek yang terjangkau.

Apabila Anda membutuhkan atap spandek dengan merk terbaik dan yang bagus, Anda dapat mencari salah satu merk berikut : Cilegon Steel, Mega Baja, Kencana, Bluescope, Lysaght, Prima dan lain sebagainya.

Ukuran Atap Spandek Per Lembar

Ukuran Atap Spandek per lembarnya dipasaran mulai dari panjang 3 meter, 4 meter, 5 meter, dan 6 meter. Bagi anda yang membutuhkan atap spandek dengan ukuran panjang sesuai kebutuhan atap bangunan bisa juga memesan ukuran custome sesuai kebutuhan atap anda.

Untuk Lebar atap spandek sendiri mulai dari 0.60 meter ( 600 mm) sampai dengan 1 meter ( 1000 mm) dan untuk tebalnya mulai dari 0.25mm, 0.30 mm, 0.35 mm, 0.40 mm, 0.45 mm dan 0.50 mm.

Kelebihan dan Kekurangan menggunakan atap spandek

Berikut ini akan kami ulas mengenai kelebihan serta keuntungan dan juga kekurangan menggunakan atap spandek pada atap bangunan.

  1. Kelebihan Menggunakan Atap Spandek
  • Pemasangan atap lebih cepat dan praktis, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga
  • Harga lebih murah dibandingkan menggunakan atap genteng lainnya
  • Tidak perlu struktur yang rumit, Bisa menggunakan Baja ringan / kaso kayu yang cukup minimalis
  • Berat atap spandek sangat ringan, sehingga tidak membebani struktur bangunan dan juga cocok untuk wilayah yang rawan gempa
  • Bahan Kuat, Tahan lama, dan tidak perlu perawatan dalam jangka waktu yang panjang
  • Apabila di daerah dengan kekuatan angin yang tinggi akan aman dibanding menggunakan genteng tanah atau beton, mengurangi resiko terhadap ambruknya bagian atap
  • Banyak pilihan warna sehingga dapat menyesuaikan dengan desai bangunan
  1. Kekurangan menggunakan atap Spandek
  • Apabila terkena rintik hujan, akan terasa lebih berisik dibandingkan dengan genteng lainnya.
  • Suhu ruangan lebih panas dengan menggunakan atap spandek zincalume
  • Diantara kekurangan atau kelemahan memakai atap spandek di atas saat ini anda tidak perlu khawatir. Karena kini sudah ada bahan peredam panas dan suara yaitu glasswool, alumunium foil dan sebagainya.

Kini produsen atap spandek lebih mengerti kebutuhan akan kenyamanan memakai produknya.