Ada beberapa jenis dan ukuran besi beton yang dapat Anda gunakan dalam proyek konstruksi gedung tinggi. Mulai dari besi ulir, besi polos, atau besi banci. Mari simak penjelasan lebih lanjut mengenai jenis besi beton tersebut berikut ini.

1. Besi Ulir

Besi ulir menjadi salah satu jenis besi beton yang paling umum digunakan dalam konstruksi gedung tinggi. Ukuran besi ulir bervariasi mulai dari 6 mm hingga 40 mm, dengan panjang standar sekitar 12 meter.

Biasanya, besi ulir digunakan untuk kolom, balok, dan struktur beton bertulang lainnya. Permukaan ulir pada besi ulir memberikan peningkatan daya cengkeram pada beton, sehingga memperkuat kekuatan struktur.

Bila Juragan ingin membuat bangunan bertingkat atau gedung tinggi yang memerlukan tulangan besi yang kuat, Anda bisa mengutamakan besi ulir ini.

2. Besi Polos

Ciri utama dari besi polos yaitu memiliki permukaan yang mulus, licin, dan bundar. Jenis besi ini mudah untuk dibengkokkan dan memiliki sifat yang lentur. Tekanan yang dapat ditahan oleh besi ini adalah 240 Mpa.

Besi polos sering digunakan untuk keperluan khusus dalam konstruksi gedung tinggi. Besi polos memiliki diameter mulai dari 6 mm hingga 50 mm dengan panjang standar sekitar 12 meter. Biasanya, besi polos digunakan untuk tiang pancang, fondasi, dan konstruksi yang membutuhkan kekuatan geser.

3. Besi Banci

Besi banci yaitu jenis besi hollow yang memiliki permukaan dengan corak khusus yang mirip dengan bentuk “banci” atau “tali”. Besi banci bisa memberikan cengkeraman yang lebih baik pada beton, sehingga meningkatkan kekuatan struktur.

Ukuran besi banci bervariasi dari 6 mm hingga 36 mm, dengan panjang standar sekitar 12 meter. Besi banci sering digunakan untuk konstruksi gedung tinggi yang membutuhkan kekuatan struktur ekstra.