Perbedaan Plat Baja biasa vs Plat Baja Kapal

 

Plat Baja Biasa (General Steel Plate)

Pengertian

Plat baja biasa adalah plat baja karbon yang dipakai untuk konstruksi umum, mesin, rangka bangunan, tangki, dan kebutuhan industri non-laut.

Karakteristik Utama

  • Kandungan karbon sedang
  • Tidak didesain khusus untuk lingkungan ekstrem
  • Ketahanan terhadap korosi standar
  • Kekuatan cukup, tapi tidak dioptimalkan untuk laut

Sifat Mekanik

  • Kuat tarik: ± 370–500 MPa
  • Ketangguhan (toughness): standar
  • Mudah dilas & dibentuk

Contoh Standar / Grade

  • SS400
  • ASTM A36
  • S235 / S275

Kegunaan

  • Rangka bangunan
  • Dudukan mesin
  • Struktur pabrik
  • Tangki darat
  • Komponen otomotif

Kelebihan

  • Harga lebih murah
  • Mudah didapat
  • Mudah proses fabrikasi

 

 

 

Kekurangan

  • Mudah korosi di lingkungan laut
  • Kurang tahan gelombang & beban dinamis
  • Tidak disertifikasi untuk kapal

 

Plat Baja Kapal (Shipbuilding Steel Plate)

Pengertian

Plat baja kapal adalah plat baja khusus yang dirancang untuk struktur kapal dan bangunan lepas pantai, dengan standar keselamatan maritim.

Karakteristik Utama

  • Ketahanan tinggi terhadap:
    • Korosi air laut
    • Beban dinamis (ombak, getaran)
    • Suhu rendah
  • Memiliki sertifikasi badan klasifikasi

Sifat Mekanik

  • Kuat tarik: ± 400–620 MPa
  • Ketangguhan tinggi (tahan retak)
  • Toughness tetap baik di suhu rendah

Contoh Standar / Grade

  • ABS: Grade A, B, D, E
  • DNV: A, AH32, AH36
  • LR (Lloyd’s Register)
  • BV (Bureau Veritas)

Contoh populer: AH36 → kuat, tahan benturan, cocok lambung kapal

Kegunaan

  • Lambung kapal
  • Dek kapal
  • Sekat kapal
  • Offshore platform
  • Dock & struktur laut

Kelebihan

  • Tahan korosi & kelelahan material
  • Aman untuk lingkungan laut
  • Disertifikasi internasional
  • Umur pakai panjang

Kekurangan

  • Harga lebih mahal
  • Tidak selalu tersedia di pasar umum
  • Fabrikasi harus sesuai standar (welding procedure)