Besi beton (baja tulangan) adalah batang baja yang digunakan sebagai rangka utama untuk menopang dan memperkuat struktur beton. Material ini sangat penting karena beton memiliki kekuatan tekan yang sangat baik, namun lemah terhadap gaya tarik. Besi beton memberikan kekuatan tarik tersebut agar bangunan tidak mudah retak atau roboh.
Berdasarkan bentuk permukaannya, besi beton yang beredar di pasaran dibagi menjadi dua jenis utama: 
  • Besi Beton Polos (Plain Bar / BJTP): Memiliki permukaan yang mulus dan licin. Jenis ini lebih lentur dan mudah dibentuk/ditekuk, sehingga biasanya digunakan untuk sengkang (begel) pengikat atau konstruksi non-struktural.
  • Besi Beton Ulir (Deformed Bar / BJTS): Memiliki sirip atau tonjolan di permukaannya. Tekstur ini memberikan cengkeraman yang lebih kuat pada adukan beton, sehingga cocok dan wajib digunakan sebagai struktur utama pada bangunan bertingkat atau jembatan.
Untuk spesifikasi, ukuran diameter nominal besi beton berkisar antara 6 mm hingga 32 mm dengan panjang standar 12 meter. Pastikan untuk selalu menggunakan besi beton yang sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Anda dapat memverifikasi keasliannya dengan mengecek label serta tanda pabrik yang tertera pada badan besi beton tersebut.